Panduan Lengkap Zakat Emas: Hukum, Nisab, dan Cara Menghitungnya

Panduan Lengkap Zakat Emas: Hukum, Nisab, dan Cara Menghitungnya

Bayarkafarat.com – Emas dan perak sejak dulu dikenal sebagai simbol kekayaan dan alat tukar yang berharga atau biasa disebut dengan dinar dan dirham. Dalam Islam, setiap harta yang berpotensi untuk berkembang maka wajib untuk dizakati sebagaimana emas dan perak. Kedua logam mulia ini sering kali digunakan sebagai perhiasan, investasi, hingga tabungan masa depan. Sayangnya, tidak semua orang menyadari bahwa logam mulia tersebut memiliki konsekuensi ibadah, yakni zakat.

Islam mengatur secara jelas tentang nisab, kadar, serta cara menghitung zakat emas maupun perak agar harta tersebut tetap suci dan bermanfaat. Artikel ini akan mengulas secara lengkap dan jelas tentang zakat emas dan perak agar harta yang telah kita zakatkan tidak sia-sia.

Ketentuan Zakat Emas dan Perak

Emas dan perak adalah logam mulia yang sejak dulu mempunyai nilai yang tinggi sebagai alat tukar maupun investasi. Zakat emas dan perak termasuk dalam zakat mal (harta) yang wajib ditunaikan oleh umat muslim apabila emas tersebut telah mencapai nisab dan haul. 

Adapun nisab dari zakat emas adalah 85 gram (sesuaikan dengan harga emas pada hari zakat akan ditunaikan), kadar zakat emas adalah 2,5 %. Sedangkan zakat perak wajib dikeluarkan apabila perak yang disimpan sudah mencapai nisab sebesar 595 gram, kadar zakat perak sebesar 2,5 % dari perak yang dimiliki.

Zakat emas dan perak ini tidak hanya berlaku untuk bentuk batangan atau perhiasan saja, melainkan semua emas atau perak yang ditabung, investasi, maupun perhiasan yang jarang dipakai. Hal ini bertujuan untuk membersihkan harta yang dimiliki sekaligus memberikan manfaat kepada banyak orang terutama fakir miskin.

Baca Juga: Pengertian Zakat Mal Beserta Jenis dan Tujuannya, Simak Penjelasan Lengkapnya Disini!

Dasar Hukum Zakat Emas dan Perak

Berikut adalah dalil yang mewajibkan untuk menunaikan zakat emas dan perak dalam QS. At-Taubah 34-35 yang berbunyi

 يٰٓاَيُّهَا الَّذِينَ اٰمَنُوْٓا اِنَّ كَثِيْرًا مِّنَ الْاَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُوْنَ اَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِۗ وَالَّذِيْنَ يَكْنِزُوْنَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُوْنَهَا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِۙ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍۙ ۝٣٤ يَّوْمَ يُحْمٰى عَلَيْهَا فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوٰى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوْبُهُمْ وَظُهُوْرُهُمْۗ هٰذَا مَا كَنَزْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ فَذُوْقُوْا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُوْنَ ۝٣٥

34. Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya banyak dari para rabi dan rahib benar-benar memakan harta manusia dengan batil serta memalingkan (manusia) dari jalan Allah. Orang-orang yang menyimpan emas dan perak, tetapi tidak menginfakkannya di jalan Allah, berikanlah kabar ‘gembira’ kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) azab yang pedih. 35 pada hari ketika (emas dan perak) itu dipanaskan dalam neraka Jahanam lalu disetrikakan (pada) dahi, lambung, dan punggung mereka (seraya dikatakan), “Inilah apa (harta) yang dahulu kamu simpan untuk dirimu sendiri (tidak diinfakkan). Maka, rasakanlah (akibat dari) apa yang selama ini kamu simpan.”

Syarat Zakat Emas dan Perak Yang Wajib Dikeluarkan

1. Emas dan Perak Milik Sendiri

Emas dan perak berada dalam kepemilikan sendiri secara penuh dan sah, tanpa adanya tanggungan ke pihak lain atau sedang dalam status gadai, utang, dan sejenisnya.

2. Telah Mencapai Nisab

Emas atau perak yang dimiliki sudah mencapai batas minimal kepemilikan, besaran zakat emas per tahun  apabila sudah mencapai 85 gram emas. sedangkan perak sebesar 595 gram. adapaun total kadar baik emas atau perak sebesar 2,5 % dari logam mulia yang dimiliki.

3. Telah Mencapai Haul

Emas atau perak tersebut sudah disimpan selama satu tahun berjalan.

Baca Juga: Macam-macam Zakat dalam Islam, Inilah Penjelasannya!

Cara Menghitung Zakat Emas dan Perak

Cara menghitung zakat emas atau perak sebagai berikut:

2,5% x Jumlah emas atau perak yang sudah disimpan selama 1 tahun.

Contoh Kasus:

Bu Caca mempunyai emas sebanyak 150 gram (melebihi nasab) dengan masa simpan sudah melebihi satu tahun sehingga emas tersebut wajib untuk di zakatkan. Apabila Bu Caca ingin menunaikan zakat emas dalam bentuk uang maka harus dikonversikan terlebih dahulu nilainya dengan harga emas saat ia akan menunaikan zakat tersebut, misalnya 850.000,-/gram. Maka berapa besaran zakat emas yang harus ditunaikan Bu Caca dalam setahun?

Jawaban:

Diketahui:Harga emas pada saat ini Rp.850.000,-/gram150 gram dikali 850.000,- sama dengan 127.500.000,-Maka besaran zakat emas yang harus ditunaikan Bu Caca:2,5 % x 127.500.000,- = 3.187.500,-/ tahun.

Bagaimana Cara Menunaikan Zakat Emas dan Perak?

Zakat emas atau perak dapat ditunaikan dalam bentuk emas asli atau boleh juga dikonversikan ke rupiah terlebih dahulu. Pastikan juga zakat yang dikeluarkan sesuai dengan besaran yang telah ditentukan oleh syariat Islam.

Nah, bagi Kamu yang hendak menyalurkan zakat bisa melalui bayarzakat.com, Insya Allah dana yang anda salurkan untuk zakat akan didistribusikan kepada mereka yang berhak menerima zakat.

bayarzakat.com merupakan platform digital zakat terpercaya yang hadir untuk memudahkan umat Muslim dalam menunaikan kewajiban zakat secara aman, mudah, dan transparan. Melalui layanan online ini, setiap orang bisa menyalurkan zakat emas, perak, penghasilan, maupun zakat fitrah dengan praktis tanpa harus keluar rumah.

Penulis: Hilda Asani Mustika
Editor: Suci Wulandari

Published: 14/11/2025

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *